Nama : Amalia Ekasanti
Kelas : 1TB03NPM : 20313756
Mata Kuliah : Ilmu Sosial Dasar
Dosen : Sudjiran
BAB I
·
Pengertian ISD (Ilmu Sosial Dasar)
Ilmu Sosial Dasar
adalah pengetahuan yang menelaah masalah-masalah sosial, khususnya yang
diwujudkan oleh masyarakat Indonesia dengan menggunakan pengertian-pengertian
(fakta, konsep, teori) yang berasal dari berbagai bidang ilmu pengetahuan
keahlian dalam lapangan ilmu-ilmu sosial seperti: sejarah, ekonomu, geografi
sosial, sosiologi, antropologi, psikologi sosial.
Ilmu Sosial Dasar
tidak merupakan gabungan dari ilmu-ilmu sosial yang dipadukan, karena
masing-masing sebagai disiplin ilmu memiliki objek dan metode ilmiahnya
sendiri-sendiri yang tidak mungkin dipadukan.
Ilmu Sosial Dasar
bukan merupakan disiplin ilmu tersendiri, karena Ilmu Sosial Dasar tidak
memiliki objek dan metode ilmiah tersendiri dan juga ia tidak mengembangkan
suatu penelitian sebagaimana suatu disiplin ilmu, seperti ilmu-ilmu sosial di
atas.
Ilmu Sosial Dasar
merupakan suatu bahan studi atau Program Pengerjaan yang khusus dirancang untuk
kepentingan pendidikan atau pengajaran yang di Indonesia diberikan di Perguruan
Tinggi. Tegasnya mata kuliah Ilmu Sosial Dasar diberikan dalam rangka usaha
untuk memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep
yang digunakan guna mengkaji gejala-gejala sosial agar daya tanggap, persepsi
dan penalaran mahasiswa dalam menghadapi lingkungan sosialnya dapat
ditingkatkan, sehingga lebih peka terhadapnya.
·
Tujuan ISD dan IPS
Sebagai salah satu dari Mata Kuliah Dasar
Umum, Ilmu Sosial Dasar mempunyai tujuan pembinaan mahasiswa agar :
1.
Memahami
dan menyadari adanya kenyataan-kenyataan sosial dan masalah-
masalah sosial yang ada di masyarakat.
2.
Peka
terhadap masalah-masalah sosial dan tanggap untuk ikut serta dalam usaha-
usaha menanggulanginya.
3.
Menyadari
bahwa setiap masalah sosial yang timbul dalam masyarakat selalu
bersifat kompleks dan hanya dapat
mendekatinya/mempelajarinya secara kritis
inter-disipliner.
4.
Memahami
jalan pikiran para ahli dari bidang ilmu pengetahuan lain dan dapat
berkomunikasi
dengan mereka dalam rangka penanggulangan masalah sosial yang
timbul dalam masyarakat.
·
Tiga Kelompok Ilmu Pengetahuan
Berdasarkan
sumber filsafat yang dianggap sebagai ibu dari ilmu pengetahuan,
maka ilmu pengetahuan dapat dikelompokkan menjadi tiga :
1. Natural
Sciences (Ilmu-ilmu Alamiah), meliputi: Kimia, Fisika, Astronomi, Biologi, dan
lain-lain.
2. Social
Sciences (Ilmu-ilmu Sosial), terdiri dari: Ekonomi, Politik, Sosiologi,
Antropologi, Sejarah, Psikologi, Geografi dan lain-lain.
3. Humanities
(Ilmu-ilmu Budaya), meliputi: Bahasa, Agama, Kesusastraan, Kesenian dan
lain-lain.
·
Perbedaan ISD dan IPS, Persamaan ISD
dan IPS
Ilmu Sosial Dasar
(ISD) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) kedua-duanya mempunyai perbedaan dan
persamaan.
Perbedaan antara ISD dengan IPS :
1. ISD
diberikan di Perguruan Tinggi, sedangkan IPS diberikan di Sekolah Dasar dan
Sekolah Lanjutan.
2. ISD
merupakan satu mata kuliah tunggal, sedangkan IPS merupakan kelompok dari
sejumlah mata pelajaran (untuk sekolah lanjutan).
3. ISD
diarahkan pada pembentukan sikap dan kepribadian, sedangkan IPS diarahkan pada
pembentukkan pengetahuan dan keterampilan intelektual.
Persamaan antara ISD dengan IPS :
1.
Kedua-duanya
merupakan bahan studi untuk kepentingan program pendidikan / pengajaran.
2.
Keduanya
bukan disiplin ilmu yang berdiri sendiri.
3.
Keduanya
memiliki materi yang terdiri dari kenyataan sosial dan masalah sosial.
·
Ruang Lingkup ISD
Materi Ilmu Sosial
Dasar terdiri dari masalah-masalah sosial. Untuk dapat menelaah masalah-masalah
sosial, hendaknya terlebih dahulu kita dapat mengidentifikasi
kenyataan-kenyataan sosial dan memahami sejumlah konsep sosial tertentu. Bahan-bahan
dan pembahasan dari mata kuliah Ilmu Sosial Dasar dapat dibedakan 3 golongan:
1. Kenyataan-kenyataan
sosial yang ada dalam masyarakat, yang secara bersama-sama merupakan masalah
sosial tertentu. Kenyataan –kenyataan sosial tersebut sering ditanggapi secara
berbeda oleh para ahli ilmu-ilmu sosial , karena adanya perbedaan latar
belakang disiplin ilmu atau sudut pandangnya. Dalam Ilmu Sosial Dasar kita
menggunakan interdisiplin/ multidisiplin.
2. Konsep-konsep
sosial atau pengertian-pengertian tentang kenyataan-kenyataan sosial dibatasi
pada konsep dasar atau elemnter saja yang sangat diperlukan untuk mempelajari
masalah-masalah sosial yang dibahas dalam Ilmu Pengetahuan Sosial.
Sebagai contoh dari konsep dasar semacam
itu misalnya konsep “keanekaragaman” dan konsep “Kesatuan sosial”. Bertolak
dari kedua konsep diatas maka dapat kita pahami dan sadari bahwa di dalam masyarakat
selalu terdapat:
a.
Persamaan dan perbedaan pola pemikiran dan pola
tingkah laku baik secara individual.
b. Persamaan dan perbedaan kepentingan.Persamaan dan
perbedaan itulah yang menyebabkan sering timbulnya pertentangan/konflik, kerja
sama,kesetiakawanan antar individu dan golongan.
c. Masalah-masalh sosial yang timbul dalam masyarakat
biasanya terlibat dalam berbagai kenyataan-kenyataan sosial yang antara satu
dengan lainnya saling berkaitan.
Konsorsium
Antar Bidang telah menetapkan bahwa perkuliahan Ilmu Sosial Dasar terdiri dari
8 pokok bahasan,dari ke delapan pokok bahasan tersebut maka ruang lingkup
perkuliahan Ilmu Sosial Dasar diharapkan mempelajari dan memahami adanya:
1. Berbagai masalah kependudukan dalam hubungannya
dengan perkembangan masyarakat dan kebudayaan.
2.
Masalah individu,keluarga dan masyarakat.
3.
Masalah pemuda dan sosialisasi.
4.
Masalah hubungan antara warga negara dan negara.
5.
Masalah pelapisan sosial dan kesamaan derajat.
6.
Masalah masyarakat perkotaan dan masyarakat
pedesaan.
7.
Masalah pertentangan-pertentangan sosial dan
integritas.
8. Pemanfaatan
ilmu pengetahuan dan teknologi bagi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.
DAFTAR PUSTAKA
Seri Diktat Kuliah MKDU Ilmu Sosial Dasar karangan Harwantiyoko dan Neltje F. Katuuk
No comments:
Post a Comment